ANALISIS NILAI TAMBAH GREEN BEAN KOPI ARABIKA (STUDI KASUS: PETANI KOPI ARABIKA DI KECAMATAN NAMAN TERAN)

  • Bagus Arif Prabowo Program Studi Magister Agribisnis Universitas Medan Area
  • Zulkarnain Lubis Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Medan Area
  • Syahbudin Hasibuan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area
Keywords: Nilai Tambah, Metode Hayami, Kopi Arabika

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah kopi gabah menjadi kopi dalam bentuk green bean. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gung Pinto dan Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 petani green bean dan 69 orang petani gabah. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis nilai tambah menggunakan pendekatan metode analisis Hayami dengan tujuan untuk menganalisis nilai tambah pengolahan kopi gabah menjadi green bean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani masih menjual kopi dalam bentuk gabah, dengan pengolahan green bean yang masih sangat terbatas. Hasil analisis menunjukkan nilai output olahan yang dihasilkan sebesar Rp 70.909/kg, nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kopi menjadi green bean sebesar Rp 16.962,09/kg dengan rasio 24%, yang menunjukkan adanya peningkatan nilai ekonomi pengolahan kopi gabah menjadi kopi green bean.
Published
2026-06-28