ANALISIS IMPLEMENTASI PEMASARAN DIGITAL PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN LOKAL ENBAL DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pemasaran digital pada industri rumah tangga (IRT) pangan lokal enbal di Kabupaten Maluku Tenggara. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kei Kecil dan Manyeuw pada Oktober–November dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 40 pelaku IRT dipilih melalui metode sensus sebagai responden. Kajian ini menelaah pemanfaatan media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform e-commerce dalam promosi, pemasaran, serta peningkatan pendapatan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui distribusi frekuensi, persentase, dan tabulasi untuk menggambarkan tingkat pemahaman, penggunaan, dan efektivitas pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pelaku IRT telah mengenal media digital, tetapi implementasinya masih rendah akibat keterbatasan keterampilan, akses teknologi, dan persepsi bahwa pemasaran digital membutuhkan biaya besar. Kompleksitas e-commerce dan tingginya biaya pengiriman juga menjadi hambatan utama. Namun, Facebook dan WhatsApp cukup efektif memperluas promosi secara sederhana dan berbiaya rendah. Kesimpulannya, pemasaran digital berpotensi meningkatkan visibilitas dan pendapatan industri enbal, tetapi memerlukan pendampingan, literasi digital, dan dukungan infrastruktur agar optimal. Implikasinya, pemerintah daerah, lembaga pendamping, dan pelaku IRT perlu bersinergi menyediakan pelatihan pemasaran digital, memperluas akses teknologi, serta meningkatkan infrastruktur digital guna mendorong daya saing dan keberlanjutan usaha pangan lokal enbal di Kabupaten Maluku Tenggara secara berkelanjutan melalui program pendampingan yang terarah, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pelaku usaha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


