JURNAL AGRIMANSION https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri <p>Jurnal ilmiah AGRIMANSION diterbitkan tiga kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember) oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram sebagai media informasi dan forum pengkajian masalah agribisnis dan sosial ekonomi pertanian.&nbsp; Naskah-naskah yang diterima adalah&nbsp;&nbsp;&nbsp; hasil penelitian, pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan.&nbsp; Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.Redaksi menerima naskah dalam bahasa Indonesia atau Inggris.</p> en-US [email protected] (ANWAR) [email protected] (Muhammad Nursan) Mon, 29 Jun 2026 02:26:30 +0000 OJS 3.1.0.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MODEL PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN BERINGIN KABUPATEN DELI SERDANG https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2056 <h1>Penelitian ini bertujuan menganalisis model peningkatan pendapatan petani padi sawah melalui peran kompetensi dan kegiatan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dengan pengetahuan usahatani sebagai variabel <em>intervening</em>. Permasalahan utama penelitian adalah belum optimalnya pendapatan petani meskipun telah memperoleh pendampingan penyuluhan. Penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang menggunakan metode analisis <em>Structural Equation Modelling Partial Least Square </em>(SEM-PLS). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 85 petani padi sawah di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi penyuluh dan kegiatan penyuluh berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan usahatani. Secara tidak langsung, kompetensi dan kegiatan penyuluh memengaruhi pendapatan melalui pengetahuan petani sebagai variabel <em>intervening</em>. Model peningkatan pendapatan petani padi sawah menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan intensitas kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan kesejahteraan petani padi sawah.</h1> Sherly Amanda, Yusniar Lubis, Endang Sari Simanullang ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2056 Sun, 28 Jun 2026 12:30:26 +0000 ANALISIS KETERPADUAN PASAR ANTAR WILAYAH KABUPATEN DALAM SISTEM PEMASARAN KEDELAI DI PULAU LOMBOK PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1983 <p>Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis keterpaduan pasar kedelai dalam jangka pendek dan jangka Panjang dalam system pemasaran kedelai di Pulau Lombok, dengan metode deskriptif menggunakan&nbsp; data sekunder waktu berkala (time series) bulanan periode tahun 2015 sampai dengan 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam jangka pendek, tidak terdapat keterpaduan pasar antar kabupaten/kota dalam system pemasaran kedelai di Pulau Lombok. Hal ini ditentukan oleh nilai ꞵ1 antar pasar rujukan dengan pasar lokal yang signifikan dengan nol (ꞵ1 ≠ 0) dengan Nilai IMC 0,5773 sampai 30,0590. (2) Dalam jangka panjang terjadi keterpaduan pasar antara Lombok Tengah dengan Lombok Barat dan&nbsp; Lombok Tengah dengan Mataram begitu juga sebaliknya.</p> <p>_</p> Efendy Efendy, Nurtaji Wathoni ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1983 Sun, 28 Jun 2026 12:47:48 +0000 ANALISIS NILAI TAMBAH GREEN BEAN KOPI ARABIKA (STUDI KASUS: PETANI KOPI ARABIKA DI KECAMATAN NAMAN TERAN) https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2054 <h1>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah kopi gabah menjadi kopi dalam bentuk <em>green bean</em>. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gung Pinto dan Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 petani <em>green bean</em> dan 69 orang petani gabah. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang. Penelitian menggunakan pendekatan <em>mixed-method</em> dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis nilai tambah menggunakan pendekatan metode analisis Hayami dengan tujuan untuk menganalisis nilai tambah pengolahan kopi gabah menjadi <em>green bean</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani masih menjual kopi dalam bentuk gabah, dengan pengolahan <em>green bean</em> yang masih sangat terbatas. Hasil analisis menunjukkan nilai output olahan yang dihasilkan sebesar Rp 70.909/kg, nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kopi menjadi <em>green bean </em>sebesar Rp 16.962,09/kg dengan rasio 24%, yang menunjukkan adanya peningkatan nilai ekonomi pengolahan kopi gabah menjadi kopi <em>green bean</em>.</h1> Bagus Arif Prabowo, Zulkarnain Lubis, Syahbudin Hasibuan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2054 Sun, 28 Jun 2026 12:59:34 +0000 PARADOKS EKSPANSI JAGUNG DAN DEGRADASI LINGKUNGAN: KRISIS STRUKTURAL PERTANIAN DAN TANTANGAN TRANSFORMASI BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUMBAWA https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2085 <p>Ekspansi komoditas jagung di Kabupaten Sumbawa dalam satu dekade terakhir mendorong peningkatan produksi yang signifikan, namun secara simultan memicu degradasi lahan yang kritis. Lebih dari 74% wilayah kabupaten berada dalam kategori cukup kritis hingga sangat kritis, mengindikasikan bahwa sistem produksi yang berjalan telah melampaui kapasitas daya dukung ekologis. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis karakteristik agroekologi dan dinamika sistem pertanian di Kabupaten Sumbawa; (2) mengkaji hubungan kausal antara ekspansi jagung dan degradasi lingkungan melalui pendekatan <em>systems thinking</em>; (3) mengembangkan model pertanian terpadu berbasis spesifik lokasi; dan (4) menilai potensi keberlanjutan model dari dimensi ekologis, ekonomi, dan sosial. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis yang diperkaya kerangka analisis sistem, mencakup <em>Causal Loop Diagram </em>(CLD), analisis kebijakan multisektoral, dan pengembangan model konseptual berbasis data sekunder dari BPS, KLHK, BNPB, dan literatur ilmiah terindeks Scopus/Web of Science. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ekspansi jagung membentuk dua <em>reinforcing loop </em>yang saling memperkuat degradasi lingkungan: (1) loop ekspansi produksi dan (2) loop risiko bencana hidrologi. Model pertanian terpadu yang dikembangkan mengintegrasikan agroforestri, sistem tanaman-ternak, konservasi tanah dan air, serta diversifikasi usaha tani sebagai mekanisme untuk memutus siklus degradasi. Evaluasi tiga dimensi keberlanjutan menunjukkan potensi positif yang signifikan, dengan prasyarat utama berupa dukungan kelembagaan lintas sektor dan program adopsi petani yang terstruktur.</p> Ivan Indrajaya, Dahlanuddin Dahlanuddin ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2085 Sun, 28 Jun 2026 13:48:00 +0000 MODEL KEBERLANJUTAN SISTEM SOSIAL-EKOLOGI DAN AKUAKULTUR CERDAS IKLIM BERBASIS SILVOFISHERY PADA LANSKAP HUTAN MANGROVE NANGA SIRA, KABUPATEN SUMBAWA https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2087 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Integrasi pelestarian mangrove dan budidaya akuakultur (silvofishery) di kawasan pesisir Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa, menghadapi tantangan transisi teknologi dan sinkronisasi kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran institusi tingkat desa (BUMDes dan POKDARWIS) dalam adopsi Climate-Smart Aquaculture (CSA) melalui kerangka Social-Ecological System (SES) Ostrom, mengukur dampak teknologi bertenaga surya dan pendederan benur, memetakan kendala teknis, ekonomi, dan sosial, serta merumuskan rekomendasi lintas pemangku kepentingan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-sintesis melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap publikasi terkini dan dokumen kebijakan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keselarasan aktor lokal dalam kerangka SES merupakan prasyarat keberhasilan transfer teknologi CSA yang berujung pada resolusi triple win, yaitu peningkatan produktivitas tambak (berdasarkan data sekunder kawasan) dari 0,4 ton menjadi 1 ton per hektar, dekarbonisasi operasional melalui energi surya, pelestarian ekosistem pesisir, dan revitalisasi kearifan lokal (Basiru dan Lar). Kendala literasi tata kelola, tingginya biaya infrastruktur silvofishery, dan konflik tata ruang menuntut kolaborasi strategis pemerintah, swasta, dan akademisi. Penelitian ini menyumbang model keterpaduan multisektor berbasis konservasi yang memadukan kerangka kelembagaan SES dengan teknologi akuakultur presisi pada lanskap mangrove.</p> <p>&nbsp;</p> Erma Hadi Suryani, Dahlanuddin Dahlanuddin ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2087 Sun, 28 Jun 2026 13:52:05 +0000 PENGARUH DUKUNGAN PENYULUHAN DAN KAPASITAS PETANI TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHATANI PADI ORGANIK https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2057 <p>Pengembangan padi organik memerlukan dukungan penyuluhan yang intensif guna meningkatkan kapasitas petani yang pada akhirnya dapat mendorong keberlanjutan usahatani. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari dukungan dukungan penyuluhan dan kapasitas petani terhadap keberlanjutan usahatani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang didukung dengan alat analisis SEM-PLS. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh terhadap 47 petani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan dan kapasitas petani. Lalu, keberlanjutan usahatani juga dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan melalui kapasitas petani sebagai variabel mediasi. Hasil temuan ini memberikan indikasi bahwa dukungan penyuluhan perlu terus ditingkatkan dengan menjaga intensitas pendampingan guna mendorong kapasitas petani yang lebih optimal dalam upaya menciptakan usahatani secara berkelanjutan.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Keberlanjutan Pertanian, Ramah Lingkungan, Padi, Penyuluhan, Pertanian Organik.</p> Rahmania Nur Agustini, Ramdan Ramdan, Dina Agustina, Mega Susanti, Dadun Abdul Mugis ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2057 Mon, 29 Jun 2026 03:18:28 +0000 DAYA DUKUNG DIMENSI EKONOMI-SOSIAL DAN LINGKUNGAN PADA USAHATANI JAGUNG DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1909 <p class="paragraf"><span style="font-size: 10.0pt;">Daya dukung dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan pada usahatani jagung merupakan aspek krusial dalam melihat potensi keberlanjutan usahatani. Tujuan penelitian ini adalah untuk megnanalisis daya dukung dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan pada usahatani jagung lahan kering di Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Pujut sebagai sentra produksi jagung di Kabupaten Lombok Tengah. Responden ditentukan sebanyak 40 petani jagung secara purposive sampling. Analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui daya dukung dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan dalam mendukung usahatani jagung menggunakan indikator yang dianalisis dengan scoring menggunakan pendekatan skala likert. Hasil menunjukkan dimensi sosial memiliki daya dukung tinggi, dan dimensi ekonomi memiliki daya dukung cukup tinggi terhadap usahatani jagung. Sedangkan dimensi ekologi memiliki daya dukung rendah terhadap usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah. <a name="_Hlk208440348"></a>Rendahnya penerapan input organik, rotasi tanaman, dan pemanfaatan teknologi konservasi air menandakan bahwa keberlanjutan ekologi belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem usaha tani jagung. </span></p> Asri Hidayati, Abdullah Usman, Muhamad Siddik, Fadli Fadli, Dudi Septiadi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1909 Wed, 01 Apr 2026 00:00:00 +0000 KEMAMPUAN PETANI MENGELOLA INPUT PRODUKSI DAN RISIKO USAHATANI CABAI BESAR DI PULAU LOMBOK, INDONESIA https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2090 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan petani mengelola input produksi dan risiko usahatani cabai besar di Pulau Lombok. Penelitian menggunakan metode eksplanatif, lokasi penelitian ditentukan secara bertingkat berdasarkan ketinggian tempat dan sentra produksi cabai besar. Petani yang dijadikan responden sebanyak 90 orang, dipilih secara random. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur, <em>, </em>observasi lapangan, survai virtual dan studi literature. Data produksi dan input produksi dianalisis secara deskriptif kuantitatif; risiko usahatani dianalisis dengan coefisien variasi. Kemampuan petani mengelola input produksi dan risiko usahatani dianalisis menggunakan regresi model type Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum petani cabai besar di Pulau Lombok mampu mengelola input produksi dan risiko usahatani secara teknis; namun belum mampu mengelola secara ekonomi, karena petani tidak mampu mengendalikan dan memprediksi harga input dan harga output yang ditentukan oleh mekanisme pasar. Input produksi yang belum mampu dikelola secara teknis dan ekonomi adalah bibit dan ajir. Bibit cabai penggunaan berlebihan; sedangkan ajir penggunaannya sebagian tidak tepat waktu.</p> Muhamad Siddik, Muhammad Nursan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2090 Mon, 29 Jun 2026 14:33:31 +0000 FARMER PERSPECTIVES ON RICE-FISH FARMING INNOVATION AND RISK IN SUNGAI REBO VILLAGE, BANYUASIN REGENCY https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2032 <p>Rice-fish farming (<em>Mina Padi</em>) has been promoted as an integrated agribusiness strategy in tidal lowland areas. This study analyzed farmer characteristics, perceived innovation attributes, farming risks, and organizational experience in Sungai Rebo Village, Banyuasin Regency. A descriptive quantitative approach was applied using survey data from 100 rice farmers, analyzed through a Likert-scale index and boxplot visualization. Compatibility (mean = 3.86), trialability (3.82), and observability (3.87) cluster at higher Likert values, while relative advantage is perceived as moderate (3.69). Complexity displays the widest dispersion and the lowest mean score (3.18), indicating heterogeneous technical understanding among farmers. Perceived farming risks are dominated by economic and biological factors, particularly price fluctuation (3.94), low productivity (3.85), and pest and disease attacks (3.74). In contrast, flooding and dyke construction costs are consistently rated as very low risk (mean = 1.00). Organizational experience is generally moderate to high, with organizational status recording the highest mean (4.17), whereas information and technology utilization show greater variability (3.49 and 3.44). These findings indicate that farmers’ evaluations of rice–fish farming are primarily influenced by perceived manageability, economic uncertainty, and organizational capacity rather than environmental constraints alone.</p> Dewi Safitri, Dessy Adriani, Yulian Junaidi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2032 Mon, 29 Jun 2026 14:56:27 +0000 PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK PANGAN LOKAL SAGU DI KOTA AMBON https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2009 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan digital marketing dan knowledge management terhadap peningkatan penjualan produk pangan lokal sagu di Kota Ambon. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya efektivitas penggunaan media digital serta belum optimalnya pengelolaan pengetahuan dalam UMKM pengolahan sagu, sehingga penjualan belum berkembang sesuai potensi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 30 pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, serta regresi sederhana untuk menguji pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh negatif terhadap penjualan. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan platform digital oleh UMKM belum dilakukan secara optimal sehingga tidak memberikan dampak positif terhadap transaksi. Sebaliknya, knowledge management berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan melalui peningkatan kualitas produksi, inovasi, dan efektivitas operasional. Uji simultan menunjukkan kedua variabel bersama-sama memberikan pengaruh terhadap penjualan meskipun kontribusi terbesar berasal dari knowledge management. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas digital sekaligus penguatan sistem pengelolaan pengetahuan untuk mendorong pertumbuhan usaha sagu di Kota Ambon.</p> Keysya Gloria Aijal ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2009 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 E-COMMERCE ADOPTION AS A COMPETITIVE CATALYST FOR MSMES: INSIGHTS FROM DIGITAL TRANSFORMATION IN EMERGING ECONOMIES https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2007 <p>This study investigates e-commerce adoption among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in emerging countries like Indonesia, where urban centers are rapidly expanding and digital economies are growing. Using Pekanbaru City as a case study, the research highlights persistent challenges that hinder e-commerce growth in these markets. A Technology-Organization-Environment (TOE) framework is developed to identify key factors influencing MSMEs’ decisions to adopt e-commerce platforms. The study analyzes variables including human resources and organizational awareness, compatibility and relative advantage, as well as market pressure, digital readiness, and government support. Primary data from 110 MSMEs in Pekanbaru were collected through questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Findings show that relative advantage, human resource capacity, and government support significantly affect e-commerce adoption, while compatibility, awareness, and market readiness do not. These insights offer theoretical and practical guidance for policymakers and business leaders aiming to accelerate digital transformation. Ultimately, the study presents a policy framework to promote sustainable and equitable economic growth by enabling MSMEs in developing urban areas to adopt digital technologies effectively.</p> Meilisa Meilisa, Hefrizal Handra, Hafiz Rahman, Febriandi Prima Putra ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2007 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PRODUKSI TAHU LOLOR DI KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1835 <p>Lolor tofu is a typical tofu product from Masbagik District, East Lombok Regency. Lolor tofu is made from soybeans which has a different texture from tofu in general. The texture of lolor tofu is relatively smooth and chewy with a shape like a cow's brain (lolor). The texture and shape of lolor tofu are characteristic so that it is very popular with consumers. However, producers have not been able to develop their business to a larger scale, marketing of lolor tofu is still small-scale or home-based. This is because producers do not yet know the strategy used to develop a lolor tofu business. This study aims to: Determine the internal and external factors of developing a lolor tofu production business in Masbagik District and formulate a strategy for developing a lolor tofu production business in Masbagik District. The method used in this study is a descriptive method. The unit of analysis of this study is the lolor tofu consumer. The number of respondents was determined by quota sampling of 10 respondents each in each selected hamlet so that the total number of respondents was 30 respondents. The determination of respondents was carried out using an accidental sampling approach, and analyzed using a SWOT analysis. he analysis results obtained several strategies, namely 1). Optimizing the supply of local raw materials with government support. 2). Utilizing the distinctive taste to attract healthy consumers to expand the tofu lolor market by promoting the product through digital platforms. 3). Business management training from related agencies on packaging design and branding, legality and distribution permits through online platforms. 4). Establishing partnerships with cooperatives or BUMDes for access to capital. 5). Optimizing the supply of local raw materials with government support. 6). Utilizing the distinctive taste to attract healthy consumers to expand the tofu lolor market by promoting the product through digital platforms. 7). Improving production quality to be able to compete by designing product labels according to BPOM/PIRT standards. 8). Diversifying products and marketing channels to strengthen appeal.</p> Eko Supriastuti, Mutiara Mita Kasia, Farah Ainul Jamil ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1835 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000