https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/issue/feed JURNAL AGRIMANSION 2026-02-26T13:35:36+08:00 ANWAR [email protected] Open Journal Systems <p>Jurnal ilmiah AGRIMANSION diterbitkan tiga kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember) oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram sebagai media informasi dan forum pengkajian masalah agribisnis dan sosial ekonomi pertanian.&nbsp; Naskah-naskah yang diterima adalah&nbsp;&nbsp;&nbsp; hasil penelitian, pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan.&nbsp; Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.Redaksi menerima naskah dalam bahasa Indonesia atau Inggris.</p> https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1943 MODEL AKUNTANSI BIAYA PERTANIAN BERBASIS FULL COSTING DAN COST-PLUS PRICING UNTUK PENETAPAN HARGA POKOK DAN PENGUATAN DAYA SAING PETANI DI LAMPUNG TIMUR 2025-12-26T20:51:22+08:00 Indriyani indriyani [email protected] Sahilly Dzulhasni [email protected] Klemensia Erna Christina Sinaga [email protected] Faila Suffah [email protected] Rezika Farrah Sabila [email protected] Marbudi Marbudi [email protected] <p>Rendahnya literasi akuntansi dan ketiadaan sistem pencatatan biaya produksi menjadi faktor utama lemahnya posisi tawar petani dalam menentukan harga jual hasil pertanian di Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penetapan harga pokok produksi berbasis metode full costing, merumuskan harga jual hasil pertanian menggunakan pendekatan cost-plus pricing, serta mengintegrasikan sistem pencatatan digital berbasis data lokal petani untuk meningkatkan literasi finansial dan daya saing ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap petani padi, jagung, dan ubi kayu di Kecamatan Waway Karya, serta analisis kuantitatif terhadap struktur biaya dan penetapan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode full costing menghasilkan Harga Pokok Produksi (HPP) sebesar Rp 2.727/kg gabah kering panen, sedangkan penerapan cost-plus pricing dengan margin keuntungan 30–50 % menghasilkan harga jual ideal Rp 3.545–4.091/kg. Integrasi kedua metode tersebut dengan sistem akuntansi digital Accurate membentuk mekanisme penetapan harga yang sistematis, akuntabel, dan adaptif terhadap kondisi lokal. Model ini terbukti meningkatkan akurasi pencatatan biaya, memperkuat literasi finansial petani, serta berkontribusi terhadap penguatan daya saing dan keberlanjutan ekonomi pertanian di tingkat daerah</p> 2025-12-23T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1723 RASIONALITAS DAN KETAHANAN PETANI JAGUNG MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2025-12-26T20:51:23+08:00 Dudi Septiadi [email protected] Tuti Karyani [email protected] Iwan Setiawan [email protected] Ilmas Abdurofi [email protected] <p>Jagung merupakan komoditas unggulan dan sumber pendapatan utama penduduk di Kabupaten Lombok Tengah. Petani di Kawasan ini menghadapi tantangan ketahanan produksi akibat perubahan pola cuaca dan ketidakpastian iklim. Kondisi ini membuat petani harus beradaptasi dengan berbagai risiko yang mengancam produktivitas dan keberlanjutan usahatani jagung. &nbsp;Tujuan Penelitian ini adalah; (1) Menganalisis rasionalitas petani dalam budidaya jagung di Kabupaten Lombok Tengah; (2) Menganalisis ketahanan petani jagung dalam menghadapi Dampak Perubahan Iklim di Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Penelitian dilakukan di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dengan responden yang dipandu dengan kuesioner terhadap 40 petani jagung yang dipilih secara <em>purposive sampling</em>. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis rasionalitas dan tingkat ketahanan petani mengguanakan analisis <em>method successive interval </em>(MSI). Hasil analisis menunjukkan rasionalitas ekonomi menunjukkan nilai tertinggi (3,05) dalam budidaya jagung, sedangkan rasionalitas infrastruktur menunjukkan nilai paling rendah (2,55). Tingkat ketahanan petani jagung dalam menghadapi dampak perubahan iklim di Kabupaten Lombok Tengah masuk kategori sedang (3,36), dimana variabel paling kuat yang mendorong ketahanan petani dalam menghadapi dampak perubahan iklim adalah keyakinan petani akan adanya perubahan iklim dengan nilai 4,21 (tinggi), selanjutnya adalah variabel kapasitas adaptif petani yang masuk kategori tinggi dengan nilai 4,11. Variabel mitigasi perubahan iklim menjadi faktor paling rendah dengan nilai 2,33.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-25T17:25:40+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1881 BIAYA LINGKUNGAN EKSPOR PRODUK PERTANIAN INDONESIA DI ERA INTEGRASI PERDAGANGAN 2025-12-26T21:00:15+08:00 Dea Amanda [email protected] <p>Sektor pertanian Indonesia memiliki peran penting dalam ekspor non-migas dengan komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi dan kakao. Seiring meningkatnya standar keberlanjutan global, beban lingkungan dari aktivitas ekspor perlu menjadi perhatian. Studi ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara biaya lingkungan dan kinerja ekspor produk pertanian Indonesia dalam konteks integrasi perdagangan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif ditemukan pertumbuhan biaya lingkungan dari aktivitas ekspor di sektor pertanian memiliki tren yang positif dengan pertumbuhan hampir dua kali lipat dari pertumbuhan ekspor sektor pertanian. Biaya lingkungan memiliki korelasi yang positif dan kuat dengan ekspor sektor pertanian, menunjukkan bahwa peningkatan ekspor masih sangat tergantung pada intensifikasi energi. Temuan ini mengindikasikan perlunya transformasi ekspor pertanian ke arah yang lebih efisien dan rendah emisi agar mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar global.</p> 2025-12-26T20:55:56+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2022 PERAN STRATEGIS PANGAN LOKAL DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT 2026-01-07T11:24:43+08:00 Zainuri Zainuri [email protected] Taslim Sjah [email protected] Made Gendis Putri Pertiwi [email protected] <p>Ketahanan pangan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menghadapi tantangan akibat ketergantungan pada pangan nasional, kerentanan distribusi, dan rendahnya pemanfaatan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis pangan lokal dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat NTB. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, dan laporan ketahanan pangan daerah. Analisis difokuskan pada keterkaitan dimensi ketersediaan, akses, dan stabilitas pangan dengan potensi serta pemanfaatan pangan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pangan lokal berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui diversifikasi konsumsi, penguatan ekonomi rumah tangga, dan peningkatan ketahanan terhadap guncangan pasokan pangan nasional. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menempatkan pangan lokal sebagai pilar penguatan ketahanan pangan berbasis konteks wilayah. Penelitian ini merekomendasikan pengarusutamaan pangan lokal dalam kebijakan pangan daerah sebagai strategi berkelanjutan memperkuat ketahanan pangan masyarakat NTB.</p> 2025-12-29T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1994 KOMPETENSI PELAKU INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DALAM KONTEKS SMART ECONOMY: ANALISIS KAPASITAS OPERASIONAL, ADOPSI TEKNOLOGI, DAN KONEKTIVITAS BISNIS DI KOTA MATARAM, INDONESIA 2026-01-07T13:40:48+08:00 Mutiara Mita Kasia [email protected] Idiatul Fitri Danasari [email protected] Sri Maryati [email protected] Ni Made Wirastika Sari [email protected] Iga Nabila Ouwan Azzahra [email protected] <p>In the Province of West Nusa Tenggara, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the manufacturing sector contribute 3.76 percent to the Regional Gross Domestic Product (RGDP) and absorb 10.11 percent of the workforce. Their strategic role as a foundation of local and national economic activity highlights the need to strengthen their capacity, particularly amid ongoing digital transformation. This study analyzes the competency levels of Small and Medium Industry (SMI) actors in Mataram City in the context of the smart economy, which requires adequate capabilities in technology adoption, operational (entrepreneurial) capacity, and business connectivity. A mixed-method approach with a&nbsp;<em>convergent parallel</em>&nbsp;design was employed, involving 43 SMI respondents. The research instrument consisted of four constructs: Technology &amp; Innovation Adoption (3 items, α=0.671), Operational Capacity (3 items, α=0.434), Product Image (1 item), and Business Connectivity (3 items, α=0.706). The findings show that most SMI actors are women of productive age, hold undergraduate degrees, operate small-scale businesses, and rely on personal capital, with monthly capital and turnover generally below IDR 50 million. Results indicate that 93.0% of SMIs exhibit high technological adoption (M=3.71), 72.1% demonstrate adequate operational capacity (M=3.15), and all respondents report positive product image (M=3.98). However, only 11.6% achieve high business connectivity (M=2.10), making it the weakest dimension. Correlation analysis reveals significant relationships between Operational Capacity and Business Connectivity (r=0.489, p&lt;0.001), and between Technology Adoption and Business Connectivity (r=0.373, p&lt;0.05). Senior entrepreneurs (&gt;45 years) display the highest business connectivity, while younger entrepreneurs (26–35 years) lead in technology adoption. Policy recommendations emphasize enhancing digital connectivity, building collaborative ecosystems, and utilizing senior entrepreneurs as mentors.</p> 2025-12-30T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1960 PENGARUH VOLATILE FOOD TERHADAP INFLASI NUSA TENGGARA BARAT 2026-01-08T14:58:36+08:00 Fadli Fadli [email protected] Anas Zaini [email protected] <p>The purpose of the study was to find volatile food commodities that affect regional inflation, both in the short run and long run. Using monthly time series data from January 2021 to December 2023, the data was then analyzed using the Error Correction Model (ECM). The results of the study concluded that there is a long-term equilibrium relationship between the inflation variable and the price of volatile foods with an adjustment speed of 33.8 percent per month when there is a shock that disrupts the equilibrium relationship. In addition, the effect of the price of rice and chicken eggs is positive and significant on inflation in both the short run and long run. Meanwhile, the price of cooking oil only has an effect in the long run, while the price of red chilies and granulated sugar has a positive effect in the short run.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-22T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2023 FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN KE TAMAN NARMADA PULAU LOMBOK 2026-01-10T18:59:10+08:00 Nyoman Ari Sugiharta [email protected] Taslim Sjah [email protected] I Ketut Budastra [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung wisatawan ke Taman Narmada dan menganalisis klaster wisatawan yang terbentuk dari wisatawan yang memutuskan berkunjung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 103 wisatawan. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner <em>Google Form</em> melalui <em>WhatsApp</em>. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi logistik dan analisis klaster hirarki serta analisis klaster k-<em>means</em>. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor harga tiket, promosi, daya tarik dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan secara simultan. Sedangkan promosi memiliki pengaruh secara parsial terhadap keputusan berkunjung wisatawan. Selain itu, klaster yang terbentuk pada wisatawan yang memutuskan berkunjung adalah sebanyak 2 klaster. Klaster pertama dengan jumlah anggota sebanyak 76 responden dengan kriteria pendapatan atau uang saku bulanan berada dikisaran Rp. 1.000.000 – Rp. 2.000.000 dan umur rata-rata berada di 21 tahun. Sedangkan pada klaster kedua dengan jumlah anggota sebanyak 8 responden didominasi oleh responden dengan pendapatan di atas Rp. 5.000.000 dan umur rata-rata berada di 40 tahun.</p> 2025-12-23T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2025 ANALISIS PERMINTAAN PRODUK KOPI ROBUSTA PADA COFFEE SHOP DI KOTA MATARAM 2026-01-10T19:04:53+08:00 Raehan Raehan [email protected] Taslim Sjah [email protected] M Yusuf [email protected] <h1 style="margin: 0cm; text-align: justify; tab-stops: 297.0pt;"><a name="_Hlk77872753"></a><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; font-weight: normal;" lang="EN-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis macam-macam produk olahan kopi robusta yang dijual di <em>coffee shop</em> Kota Mataram serta menganalisis tingkat permintaan terhadap produk-produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan unit analisis berupa produk olahan kopi robusta pada tiga <em>coffee shop</em> yang dipilih secara purposive, yaitu KotaTua Kopi, Kupi Beans &amp; Roastery, dan Tuwa Kawa Coffee. Pemilihan sampel didasarkan pada kriteria memiliki lebih dari satu produk berbahan dasar kopi robusta dan melakukan proses pengolahan sendiri. Jenis data yang digunakan terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif, dengan sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada pemilik atau pengelola <em>coffee shop</em>. Analisis data menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan ragam produk dan tingkat permintaan harian maupun bulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat tujuh jenis produk olahan kopi robusta yang dipasarkan dengan total 20 variasi produk pada tiga <em>coffee shop, </em>yaitu kopi tubruk, Americano, Vietnam Drip, V60, roast bean, kopi botol, dan espresso; (2) tingkat permintaan harian tertinggi terdapat pada Americano dan Espresso, sedangkan permintaan terendah pada roast bean dan produk metode manual brew yaitu Vietnam dripp dan V60. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pola permintaan produk kopi robusta di <em>coffee shop</em> dan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi produk, penetapan harga, serta penyesuaian konsep usaha.</span></h1> 2025-12-24T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1938 FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN USAHATANI TEMBAKAU: PENDEKATAN “BEHAVIORAL REASONING THEORY” 2026-01-11T22:20:00+08:00 Dwi Lilik Kholifatun [email protected] Badi atud Durroh [email protected] Fina Sulistiya Ningsih [email protected] <p>Market uncertainty and fluctuating tobacco prices influence farmers’ decisions in managing their farming businesses. This study was conducted because, despite facing high economic risks, farmers continue to choose tobacco cultivation, making it important to understand the factors that influence such decisions. The research was carried out in Sukosewu District, Bojonegoro Regency. The aim of this study is to identify the factors affecting tobacco farmers’ decision-making using the Behavioral Reasoning Theory (BRT) approach, which includes the variables of values, reasons for, reasons against, and farming decisions. The analysis method used in this study is SEM (Structural Equation Modeling) with Partial Least Squares (PLS) as the analytical tool. The results indicate that all three variables significantly influence farming decisions, with values having the greatest impact due to the strong social, cultural, and economic values inherent in the lives of tobacco farmers in Sukosewu.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1993 MODEL RANTAI PASOK DAN RANTAI NILAI JAMBU KRISTAL PT KREASI TANI BUMIAJI KOTA BATU 2026-01-11T22:25:18+08:00 Itroh Adinda [email protected] Etty Soesilowati [email protected] Sugeng Hadi Utomo [email protected] <p>This study aims to analyze the structure and mechanism of the supply chain and value chain of&nbsp;the crystal guava commodity at PT Kreasi Tani Bumiaji in Kota Batu using a mixed-method&nbsp;approach. The study encompasses mapping the flows of products, information, and finance, as&nbsp;well as analyzing marketing margins and farmer’s share as indicators of efficiency and value&nbsp;distribution along the supply chain. The findings reveal that the supply chain operates in an&nbsp;organized and efficient manner with active involvement from partner farmers, PT Kreasi Tani&nbsp;BumiAji, modern retail, and cooperatives. Marketing margins and farmer’s share are influenced&nbsp;by the length of the distribution channels and the complexity of the marketing network. Product&nbsp;diversification strategies through processing into processed products effectively address the issue&nbsp;of excess supply and enhance added value. These findings underscore the importance of integrated&nbsp;supply chain and value chain management in supporting the competitiveness of horticultural&nbsp;products while improving the welfare of partner farmers.</p> 2025-12-30T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1937 PENGARUH KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR DAN JEJARING SOSIAL TERHADAP INOVASI UMKM DI SUMBERREJO 2026-01-11T22:30:41+08:00 Siti Hamidah Walidatul Muslimah [email protected] Badiatud Durroh [email protected] Fina Sulistya Ningsih [email protected] <h1>Kepribadian wirausaha dan situs jejaring sosial merupakan dua faktor yang mempengaruhi kinerja inovasi. Dua faktor ini harus ada pada pelaku usaha agar usaha yang dijalankan bisa mengikuti tren pasar dan produk bisa berkembang. Permasalahan pada UMKM di kecamatan Sumberrejo adalah rendahnya kualitas SDM dan teknologi yang kurang merata, sehingga menyebabkan pemasaran kurang meluas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik kewirausahaan dan situs jejaring sosial mempengaruhi&nbsp;&nbsp; kinerja dari&nbsp; inovasi di UMKM&nbsp; Kecamatan Sumberrejo. Penelitian ini menggunakan metode analisis <em>Structural&nbsp; Equation Model</em> (SEM), dengan alat analisis <em>Partial Least Squares</em> (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian pengusaha terhadap kinerja inovasi berpengaruh signifikan. Hal ini menujukkan bahwa semakin tinggi kepribadian proaktif dan kreatif pelaku usaha, maka semakin tinngi pula inovasinya. Pada situs jejaring sosial terhadap kinerja inovasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja inovasi. Hal ini dikarenakan media sosial menjadi sumber informasi pasar dan sarana kolaborasi. Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi nyata dalam meningkatkan kinerja inovasi pada kecamatan Sumberrejo.</h1> 2025-12-30T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1920 TINGKAT KONTRIBUSI PENDAPATAN IBU PENJUAL JAMU TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KOTA SURABAYA 2026-01-12T08:35:57+08:00 Linda Sandrina [email protected] Nuriah Yuliati [email protected] Prasmita Dian Wijayati [email protected] <p>Kondisi ekonomi yang tidak menentu mendorong ibu rumah tangga untuk turut berkontribusi dalam aktivitas ekonomi guna mencukupi kebutuhan dalam keluarga. Usaha jamu tradisional menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih karena bersifat fleksibel, berbasis budaya lokal, dan membutuhkan modal kecil. Penelitian ini berfokus untuk menelaah peran pendapatan ibu rumah tangga penjual jamu dalam menopang perekonomian rumah tangga di Kota Surabaya. Metode penelitian yang diterapkan ialah deskriptif kuantitatif, di mana teknik sensus terhadap 60 responden yang tergabung dalam sentra jamu yang ada di kota Surabaya. Data diperoleh melalui kuesioner, observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa rerata sumbangan pendapatan yang dihasilkan oleh ibu rumah tangga dari usaha jamu memberikan andil bagi total penghasilan keluarga mencapai 42,46%, dikategorikan dalam tingkat kontribusi sedang. Secara keseluruhan, pendapatan ibu rumah tangga (jamu dan non-jamu) menyumbang 51,87% dari total pendapatan keluarga. Riset ini mengimplikasikan bahwa peran para ibu rumah tangga sebagai pelaku usaha jamu tidak hanya penting dalam aspek ekonomi, tetapi juga mendukung ketahanan keluarga di tengah tekanan biaya hidup. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan manajemen usaha dan dukungan pemasaran digital agar kontribusi pendapatan ibu rumah tangga dapat terus ditingkatkan</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1850 OPTIMALISASI KELEMBAGAAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI KARET DI DESA TANJUNG DAYANG SELATAN KECAMATAN INDRALAYA SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR 2026-01-12T20:28:45+08:00 Alde Dyanrini [email protected] M. Yamin [email protected] Selly Oktarina [email protected] <h1><span lang="IN">Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang diinisiasi oleh PT Pupuk Sriwidjaja Palembang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan usaha petani melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Penelitian ini menganalisis dampak program PUMK terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, dan menyusun strategi berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori kuantitatif dengan menggunakan survei, kuesioner terstruktur, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini melibatkan 120 responden petani, terdiri dari 60 penerima manfaat dan 60 non-penerima manfaat PUMK, yang dipilih secara acak di sembilan desa peserta. Data dianalisis menggunakan skala Likert, uji U Mann-Whitney, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PUMK sangat diminati oleh petani, terutama dalam hal kemudahan akses, manfaat ekonomi, dan efektivitas pelaksanaan. Program ini secara signifikan meningkatkan pendapatan petani meskipun terjadi kenaikan biaya produksi, terutama untuk pupuk dan peralatan pertanian. Uji statistik mengonfirmasi adanya perbedaan pendapatan yang signifikan antara penerima manfaat PUMK dan non-penerima manfaat. Strategi pembangunan yang diusulkan, yang diturunkan dari analisis SWOT, menekankan pentingnya memperkuat akses terhadap pembiayaan, adopsi teknologi, informasi pasar, dan kapasitas kelembagaan petani untuk meningkatkan daya saing dan mendorong usaha pertanian berkelanjutan. Studi ini meningkatkan implementasi dan dampak program pertanian.</span></h1> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1923 IDENTIFIKASI POTENSI AGROWISATA DAN SUMBER DAYA ALAM DANAU MOOAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR 2026-01-16T08:08:05+08:00 Feldy Karundeng [email protected] Robby DJ Rempas [email protected] Bansaleng Yessikah Feiby [email protected] Limbanadi Afdal Farozi [email protected] <p>Urgensi penelitian ini sangat terkait dengan Rencana Pembangunan Nasional untuk mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, dan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi. serta tujuan penelitian adalah identifikasi potensi agrowisata dan sumber daya alam Danau Mooat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dalam 3 (tiga) tahap sebagai berikut: Tahap utama yang mendukung keberhasilan penelitian. Tahap Ketiga adalah tahap penyusunan laporan. Tahap ini merupakan tahap akhir di mana peneliti akan membuat laporan kemajuan, menyelesaikan laporan, dan menyiapkan laporan publikasi.&nbsp;. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari semua wisatawan yang berkunjung dari tahun 2022 hingga 2025 pada bulan Agustus (berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Bolaang Mongondow Timur), hasil penelitian menunjukkan bahwa selain penduduk sekitar Danau Mooat, khususnya yang dijadikan responden adalah masyarakat di Desa Mooat dengan total 173 Kepala Keluarga dan 35 responden, serta sumber daya alam di sekitar Danau Mooat termasuk vegetasi sekitar Danau Mooat (sayuran, pohon/hutan, lahan pertanian, dan kondisi lingkungan), dan para pemangku kepentingan yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam pengembangan agrowisata di Danau Mooat di Bolaang Mongondow Timur. Dengan pengelolaan yang tepat dan promosi yang terencana, hal ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, menstabilkan tren bulanan, dan mendorong pertumbuhan agrowisata secara berkelanjutan.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1963 ANALISIS KETAHANAN PANGAN SERTA KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI KOPI UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH BERKELANJUTAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA 2026-01-16T09:28:46+08:00 M. Fariz Afif Hasibuan [email protected] Hendris Syah Putra [email protected] Chairia Chairia [email protected] Heni Naura Putri Hendro [email protected] Icha Aprilia [email protected] <p>The purpose of this study is to evaluate the level of food security and household welfare of coffee farmers in Samosir Regency, North Sumatra Province, within the context of sustainable regional development. The research involved thirty purposively selected coffee farmers through household surveys, interviews, and focus group discussions (FGDs). To determine the components influencing food security in households, the analysis employed an ordinal logistic regression model. The results revealed that 46.7% of households were classified as food secure, with the average energy adequacy rate among coffee farmers reaching 82.9% of the Recommended Dietary Allowance (RDA) established by WKNPG 2012. The level of food security was significantly affected by household income and the education level of the housewife at confidence levels of 95% and 90%, respectively. Conversely, household size, food prices, and food access had no significant effect. According to this study, improving food security and the welfare of farmers within the framework of sustainable regional development must be accompanied by enhanced educational capacity and household nutritional literacy, as well as income diversification to strengthen the resilience and welfare of coffee-farming households.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1924 PENGEMBANGAN KOMODITAS PORANG DI KABUPATEN ALOR 2026-01-16T11:43:12+08:00 Gerson Hans Maure [email protected] Ferdinan Demang [email protected] Frengki I. Malese [email protected] Onesimus Mowata [email protected] <p>Porang (<strong>Amorphophallus</strong> muelleri) is a tuber plant in Indonesia that has existed since ancient times. Porang plants in Alor grow naturally and wild without proper cultivation practices. The study was conducted to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, and challenges of porang cultivation and to formulate a strategy for sustainable porang development. The study was conducted in the districts of East Alor, Northeast Alor, Southwest Alor, and Lembur from June to September 2025. The method used in this study was descriptive qualitative. The data in this study were primary and secondary data. Secondary data were obtained through interviews with 72 respondents who were determined by purposive sampling. The interviews used a structured questionnaire that referred to internal and external factors of the porang commodity with a Likert scale (scale 1-4), and secondary data from journals, publications, and various related literature. The data were then analyzed using a SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) to obtain information regarding strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The SWOT analysis results indicate that porang in Alor Regency has the potential for development, requiring aggressive strategies to ensure successful growth and development of porang farming. Porang development in Alor follows a Strength-Opportunity (SO) strategy, leveraging strengths to seize opportunities. This strategy aims to increase porang productivity by maximizing land and climate suitability, increasing farmer capacity through government support, building export and management networks, utilizing local seeds, and expanding planting areas by maximizing local labor resources</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1962 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PADA PRODUK OLAHAN SAMBEL PECEL (STUDI KASUS PADA KOMUNITAS UMKM JURAGAN SAMBEL PECEL DI KOTA MADIUN) 2026-01-16T11:50:16+08:00 Devi Istyalita [email protected] Mubarokah Mubarokah [email protected] Prasmita Dian Wijayati [email protected] <p>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in Indonesia's economic progress. In addition to providing a significant number of jobs, MSMEs also have the potential to create various business opportunities that support regional economic growth and contribute greatly to the distribution of development outcomes. This study aims to analyze the Strategy for Increasing the Competitiveness of Pecel Sambal MSMEs in Madiun City. The data analysis methods used in this study include descriptive analysis, IFE and EFE matrix analysis, IE matrix analysis, SOAR analysis, and QSPM matrix analysis. The results of the study indicate that the identification of internal factors (total IFE score) with a value of 3.27 is classified as strong, with the highest internal factor coming from “Durable products suitable for souvenirs” with a score of 0.5091. The factor of durable products suitable for souvenirs, which is a strength of sambal pecel processing SMEs, indicates that the products have durable characteristics, making them suitable as souvenirs. The EFE matrix analysis of 3.26 is classified as high, with external factors originating from “Government program support for MSMEs” with a score of 0.5059. Government program support aims to advance MSMEs, increase competitiveness, and encourage economic growth in the Madiun City area.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1955 INOVASI KUE BERBASIS TEPUNG BUAH RUMBIA: ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PEMASARAN DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS LOKAL 2026-01-16T17:16:08+08:00 Tri Yuliana Eka Sintha [email protected] Betrixia Barbara [email protected] Zakia Putri Sulaiman [email protected] Devi Fatmawati [email protected] Lisna Novita Telmbanua [email protected] Navada Fanastia [email protected] <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi kue berbasis tepung buah rumbia, menganalisis nilai tambah ekonomi, dan merumuskan strategi pemasaran efektif untuk pengembangan agribisnis lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods yang mengintegrasikan data kualitatif dan kuantitatif. Pengembangan formulasi dilakukan melalui eksperimen substitusi tepung rumbia. Analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami dan SWOT untuk mengukur kelayakan ekonomi usaha. Strategi pemasaran dikembangkan berdasarkan survei preferensi konsumen dan analisis bauran pemasaran. Analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami menunjukkan nilai tambah sebesar&nbsp;Rp185.000/kilogram&nbsp;dengan rasio&nbsp;68,5%, termasuk kategori tinggi. Imbalan tenaga kerja mencapai 27% dari total nilai tambah, dan tingkat keuntungan usaha sebesar 48,6% menunjukkan bahwa pengolahan tepung rumbia menjadi kue layak secara ekonomi. Strategi pemasaran digital berbasis media sosial terbukti efektif memperluas jangkauan pasar dengan tingkat penerimaan konsumen mencapai&nbsp;82%. Analisis kelayakan finansial menunjukkan&nbsp;Return on Investment (ROI) sebesar 38,4%,&nbsp;Internal Rate of Return (IRR) 42,7%, dan periode balik modal (Break Even Point) pada bulan ketujuh, yang menegaskan prospek agribisnis kue berbasis tepung rumbia sangat menjanjikan dan berpotensi mendukung pemberdayaan ekonomi lokal secara berkelanjutan.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1888 PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI DI DESA KELAISI BARAT KABUPATEN ALOR 2026-01-16T20:44:38+08:00 Marsalina B. T. Bekak [email protected] Gerson Hans Maure [email protected] Didiana Y. Molebila [email protected] <p>Coffee is one of the plantation commodities that has high economic value with a variety of distinctive flavors. This study aims to formulate the right coffee farming development strategy, in accordance with local potential and challenges. The study was conducted in Kelaisi Barat Village, Alor Selatan District, Alor Regency from April - May 2025. The method used in this study used a survey method with data processing assisted by SWOT analysis, IFAS Matrix and EFAS. The results obtained in this study were identified factors for formulating strategies based on internal factors and external factors located in quadrant I, namely in a favorable situation. Coffee farming development strategy in Kelaisi Barat Village, Alor Selatan District S-O: increasing quality coffee production for increasing market demand and utilizing organic coffee plants for good prices, W-O: maximizing traditional plant cultivation for good prices and maximizing land for increasing market demand, S-T: Maintaining price stability and maintaining traditional cultivation techniques for good coffee quality, W-T: improving cultivation techniques to improve coffee quality and increasing land optimally to obtain capital.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1948 PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK LOKAL PERTANIAN DI PASAR TRADISIONAL KOTA KUPANG 2026-01-17T11:34:14+08:00 Darmanto F. Kisse [email protected] <h1>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap produk lokal pertanian di pasar tradisional Kota Kupang serta faktor-faktor yang memengaruhi preferensi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan analitik. Data diperoleh dari 150 responden melalui kuesioner dan wawancara mendalam yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan kemudahan akses berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen, dengan kualitas produk sebagai faktor paling dominan. Promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen di pasar tradisional. Temuan ini memberikan gambaran bahwa produk lokal yang berkualitas dan harga terjangkau serta kemudahan akses pasar menjadi kunci dalam meningkatkan minat beli konsumen di pasar tradisional Kota Kupang. Implikasi penelitian ini penting untuk pengelola pasar dan pelaku usaha dalam mengembangkan strategi pemasaran produk lokal.</h1> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2005 SOCIAL LIFE CYCLE ASSESSMENT OF ARABICA COFFEE PRODUCTION BASED ON ITS MANAGEMENT SYSTEM IN SAMOSIR REGENCY, NORTH SUMATRA PROVINCE, INDONESIA 2026-01-17T15:08:38+08:00 Hendris Syah Putra [email protected] Herlyna Novasari Siahaan [email protected] <p>The growing global demand for coffee has heightened concerns about its social sustainability, particularly in smallholder-based production systems where empirical evidence remains limited. This study assesses the social impacts of Arabica coffee production in Samosir Regency, North Sumatra, Indonesia, using the Social Life Cycle Assessment (S-LCA) framework and the 2020 United Nations Environment Programme (UNEP) reference-scale approach. Six micro-scale Arabica coffee enterprises representing three management systems—private enterprises, middlemen, and a farmer group—were evaluated across six stakeholder categories and 26 social subcategories. All management systems achieved a “highly sustainable” rating, with social sustainability index scores of 0.88 for private enterprises, 0.87 for the farmer group, and 0.86 for middlemen. Key social hotspots were identified in occupational health and safety, the absence of written employment contracts, and limited employer-provided social security coverage. The findings indicate that targeted, low-cost interventions—such as basic OHS provision, simple employment contract templates, and facilitated enrolment in social security schemes—could significantly strengthen social outcomes without imposing excessive financial burdens on micro-enterprises, thereby enhancing social equity and resilience within Indonesia’s Arabica coffee value chain.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1878 THE IMPACT OF PLANT PESTS ORGANISM (OPT) AND CLIMATE CHANGE ON PRODUCTION AND INCOME OF BLACK RICE (Oryza sativa L. Indica) FARMERS IN SIRAMPOG DISTRICT BREBES REGENCY 2026-01-17T16:21:20+08:00 Siti Mudmainah [email protected] <p>Black rice (<em>Oryza sativa L. Indica</em>) is a rice variety that contains the highest anthocyanin pigment. Sirampog Subdistrict is the only area in Brebes Regency that cultivates black rice. In 2017 to 2018, the amount of black rice production experienced fluctuating developments. The harvest area of ​​black rice farming in Sirampog Subdistrict is still fluctuating which affects production results. The results of black rice farming production that are still fluctuating indicate risks in black rice farming production, one of which is the presence of &nbsp;plant pest organism (OPT) and the impact of environmental changes that threaten to reduce the production and income of black rice farmers. The method used to determine respondents in this study is the census method, which involves taking the entire number of farmers as respondents, totaling 20 farmers. Black rice farming in Brebes Regency is a farming business cultivated in the Sirampog Subdistrict. Developed in five villages, namely Manggis Village, Mendala Village, Kaligiri, Sridadi and Mlayang Village. This study aims to analyze the effect of planting area, harvest area, OPT attack area, and the effect of flood area and drought area on lowland rice production in Sirampog Subdistrict. This research was conducted from January 2023 to October 2023. This study uses descriptive and quantitative analysis methods. Descriptive analysis is used to identify existing farmer data information sources and other supporting information obtained directly from interviews with black rice farmers. Quantitative analysis is used to evaluate the development of the main plant pest organisms (OPT) and the impact of environmental changes on black rice production in Sirampog Subdistrict, analyzed statistically with quantitative analysis with the help of the SPSS version 17 program. The analysis model that will be used is a multiple linear regression analysis model. The results of this study indicate an R2 value of 82.7% of black rice production and income are influenced by planting area (X1), harvest area (X2), attack area (X3), flood area (X4), drought area (X5) while 17.3% is influenced by variations in other variables outside the model (variables not studied). The income of black rice farmers is significantly affected by Rp. 37.157.560 per hectare in one harvest season.</p> 2026-01-17T16:19:50+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1950 EFISIENSI PEMASARAN DALAM RANTAI PASOK KOPI ROBUSTA DI KECAMATAN PUSPO KABUPATEN PASURUAN 2026-01-17T21:14:47+08:00 M. Ardian Permana Putra [email protected] Ida Syamsu Roidah [email protected] Ika Sari Tondang [email protected] <p>ABSTRAK</p> <p>Rantai pasok kopi robusta di Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, menghadapi ketidakpastian pasokan akibat kerja sama yang tidak tertulis antara petani dan industri. Kondisi ini menghambat kelancaran aliran produk dan informasi sehingga menurunkan efisiensi pemasaran. Kecamatan Puspo merupakan salah satu sentra produksi kopi robusta dengan rantai pasok yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, melibatkan berbagai pelaku, termasuk Industri Kopi Gondosuli dan Industri Kopi Ndeso sebagai pelaku utama dalam pengolahan dan pemasaran kopi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 38 petani yang ditentukan berdasarkan rumus Slovin, serta purposive sampling untuk informan lain seperti pemilik industri, tengkulak, pengecer, dan konsumen, sehingga total responden berjumlah 44 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saluran I efisien dengan margin pemasaran 30,56% dan farmer’s share 69,44%, sedangkan Saluran II tidak efisien dengan margin 86,67% dan farmer’s share 13,3%. Efisiensi pemasaran dipengaruhi oleh panjang saluran, kelancaran aliran produk, dan pertukaran informasi antar pelaku rantai pasok. Penelitian ini memberikan gambaran baru mengenai kondisi efisiensi pemasaran kopi robusta di Kecamatan Puspo serta menjadi acuan dalam meningkatkan efisiensi distribusi dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.</p> <p>Kata Kunci : Kopi Robusta, Efisiensi Pemasaran, Rantai Pasok</p> <p>&nbsp;</p> <p>ABSTRACT</p> <p>The robusta coffee supply chain in Puspo District, Pasuruan Regency, faces supply uncertainty due to informal cooperation between farmers and industries. This condition hinders the flow of products and information, reducing marketing efficiency. Puspo District is one of the main centers of robusta coffee production with an integrated supply chain from upstream to downstream, involving various actors, including Gondosuli Coffee Industry and Ndeso Coffee Industry as the main processors and marketers. This study applies a quantitative approach using a simple random sampling technique involving 38 farmers determined by the Slovin formula, and purposive sampling for other informants such as industry owners, middlemen, retailers, and consumers, totaling 44 respondents. The results show that Channel I is efficient with a marketing margin of 30.56% and a farmer’s share of 69.44%, while Channel II is inefficient with a margin of 86.67% and a farmer’s share of 13.3%. Marketing efficiency is influenced by channel length, product flow, and information exchange among supply chain actors. This study provides new insights into the efficiency of robusta coffee marketing in Puspo District and serves as a reference to improve distribution efficiency and farmers’ welfare in the region.</p> <p>Keywords : Robusta Coffee, Marketing Efficiency, Supply Chain</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1915 IDENTIFIKASI RISIKO PRODUKSI SAGU BASAH PADA UMKM BERBASIS KOMODITAS LOKAL DI KABUPATEN LUWU UTARA: PENDEKATAN KUALITATIF EKSPLORATIF 2026-01-17T21:39:14+08:00 Sumantri Sumantri [email protected] Hamja Abdul Halik [email protected] <h1><sup><sub><strong>Sagu merupakan komoditas pangan strategis, namun pengolahannya masih menghadapi kendala yang berdampak pada keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengeksplorasi risiko produksi sagu basah pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan pemilihan informan secara purposive sampling yang melibatkan 15 orang terdiri dari petani, pelaku usaha, pekerja, akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan diskusi kelompok terfokus (FGD), sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen pendukung. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik dan Grounded Theory melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding, serta keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menegaskan bahwa tahap pengolahan merupakan titik kritis karena melibatkan interaksi manusia, mesin, dan lingkungan yang berdampak pada mutu pati, rendemen, serta keselamatan kerja. Risiko lain muncul pada ketidakstabilan pasokan bahan baku, kontaminasi produk, keterbatasan daya simpan, serta hambatan distribusi yang menurunkan daya saing UMKM sagu. Temuan ini menunjukkan bahwa risiko saling berhubungan dan memperkuat satu sama lain, sehingga mitigasi perlu dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi. Implikasi penelitian ini mencakup penguatan kapasitas teknis dan diversifikasi pasokan, kontribusi teoretis pada literatur manajemen risiko agribisnis, serta rekomendasi kebijakan terkait infrastruktur, pembiayaan, dan kolaborasi untuk mendukung keberlanjutan dan ketahanan pangan lokal.</strong></sub></sup></h1> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1907 ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI KEBUN SEI MERANTI PT PERKEBUNAN NUSANTARA III 2026-01-18T10:59:34+08:00 Asfian Nasution [email protected] Retna Astuti [email protected] Erwin Nyak Akoeb [email protected] Angga Dwi Kelana Putra [email protected] <p><em>In the plantation sector, such as in large companies like PT Perkebunan Nusantara III (Persero), the competence and educational level of human resources are key pillars for improving the efficiency, productivity, and competitiveness of the company. Competent, trained human resources with an adequate level of education are able to face the challenges of managing and maximising production, which ultimately has an impact on the achievement of organisational targets. Furthermore, competence is a key aspect in solving problems appropriately, combined with educational attainment. In addition, good competence, combined with a supportive organisational culture, significantly increases work productivity. The researcher aims to analyse the influence of competence and education on employee performance through organisational culture.</em> <em>This study utilised a quantitative approach combined with descriptive qualitative data to reinforce the findings through interviews with structural equation modelling data analysis with a sample size of 90 employees. Competence has an indirect effect on employee performance through organisational culture with a value of -0.136. In addition, the level of education also shows a negative indirect effect on employee performance through organisational culture, with a value of -0.113. This study's t-statistics for all variables are able to produce a significant effect and have a very large f² except for the f² of organisational culture (z) on employee performance (y), which has a small effect.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1949 PERAN PEREMPUAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI DESA LETMAN, KABUPATEN MALUKU TENGGARA 2026-02-26T13:35:36+08:00 Nilda Wati Tukloy [email protected] Wardis Girsang [email protected] Felecia. P. Adam [email protected] <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to examine the role of women in poverty alleviation in Letman Village, Southeast Maluku Regency. The data collection technique used in this study was simple random sampling, resulting in a sample of 30 respondents. Data were collected through the distribution of questionnaires and direct interviews with participants. The data analysis method employed was descriptive qualitative analysis using both primary and secondary data. This research was conducted in Letman Village, Southeast Maluku Regency, over the course of one month, from December 2024 to January 2025. The results of the analysis show that women’s roles in poverty alleviation in Letman Village are more prominent in both domestic and public activities (13.83%). Furthermore, women contribute significantly to household income and expenditure, accounting for 40.05% of income and 37.23% of expenditure. Household budget allocation shows a greater portion directed toward non-food needs (33.85%) compared to food. This indicates that women play a more dominant role in poverty alleviation in this village compared to men, as women are also capable of supporting men in fulfilling daily and household needs.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1902 ANALISIS PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN CORE VALUES AKHLAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI KEBUN SEI KEBARA 2026-01-20T23:06:14+08:00 Judha Iskandar [email protected] Retna Astuti [email protected] Erwin Nyak Akoeb [email protected] Angga Dwi Kelana Putra [email protected] <p><em>Sei Kebara Plantation is one of the plantations that contributes significantly to PTPN IV Regional 1. Sei Kebara Plantation PTPN IV Regional I was named the best plantation in the Plantation Holding Company in 2022 with a productivity of 30,304 kg/ha. The performance achievement for 2024 is 27,167 kg/ha and the target for 2025 is 35,350 kg/ha. Therefore, good leadership and competent human resources are needed to achieve these targets. One form of leadership style that is the most important part in driving the dynamics or changes in an organisation is transformational leadership. At the same time, competencies, including knowledge, skills, and attitudes/work ethics, are consistently linked to employee performance. The researcher aims to analyse transformational leadership and competence in relation to employee performance through the core values of AKHLAK at the Sei Kebara Plantation of PTPN IV Regional I. This research method uses a quantitative approach reinforced with descriptive qualitative data using a questionnaire and Structural Equation Modelling data analysis with a sample size of 80 employees. The results of the study indicate that only the variable directly related to Core Values of Morality indicates that an increase in competence does not contribute directly to the strengthening of moral values, while the other variables contribute directly and significantly, both directly and indirectly.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1829 ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA DODOL DI KECAMATAN TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT 2026-01-21T09:30:35+08:00 Hamizan Hikmah [email protected] Thursina Mahyuddin [email protected] Muhammad Jamil [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha dari usaha dodol di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Teknik pengumpulan sampel dalam penelitian ini menggunakan <em>probability sampling</em>, dengan menggunakan peluang sama kepada anggota populasi untuk menjadi anggota sampel. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis finansial, mengitung pendapatan, dan <em>R/C Ratio</em>. Subjek dari penelitian ini sebagai narasumber yaitu pengusaha / pemilik dodol di Desa Paya Perupuk dan Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura. Berdasarkan hasil analisis kelayakan finansial, hasil dari penelitian ini adalah usaha dodol di Kecamatan Tanjung Pura memperoleh penerimaan sebesar Rp 5.268.000.000/Tahun, biaya produksi sebesar Rp.1.952.399.300/Tahun, pendapatan per tahun sebesar Rp 3.315.600.700/Tahun. Nilai R/C Ratio diperoleh 2.70 sehingga dapat dapat dilihat nilai <em>R/C</em> &gt;1, BEP Penerimaan sebesar Rp 17.086.705,74 dan Penerimaan yang dihasilkan melampaui BEP penerimaan yaitu sebesar Rp 181.655.051,73, BEP produksi sebesar 320,05 Kg dan produksi yang dihasilkan melampaui BEP produksi yang dihasilkan, yaitu sebesar 3.252,41 Kg. maka dapat disimpulkan bahwa usaha dodol di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat layak untuk dijalankan lebih lanjut.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1912 IDENTIFIKASI PEMBERDAYAAN PETANI LOKAL MELALUI PELATIHAN DAN AKSES TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI KELURAHAN MOTOBOI KECIL KECAMATAN KOTAMOBAGU SELATAN 2026-01-21T19:24:27+08:00 Hadriana F. Paputungan [email protected] Yessikah F. Bansaleng [email protected] Lovely S. Selendu [email protected] Mohamad R.A. Dondo [email protected] <p>Urgensi penelitian ini adalah mengetahui peran petani lokal dalam memastikan keberlanjutan ketahanan pangan di tingkat lokal, melalui pelatihan efektif,&nbsp;peningkatan akses terhadap teknologi pertanian dalam sektor pertanian. Tujuan penelitian mengidentifikasi pemberdayaan petani lokal melalui pelatihan dan akses teknologi untuk meningkatkan ketahanan pangan di kelurahan motoboi kecil kecamatan kotamobagu selatan, diharapkan berkontribusi pada ketahanan pangan berkelanjutan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan terkait dengan rencana induk riset nasional bidang fokus pangan dengan tema pengembangan sumber daya manusia pertanian, topik pola pengembangan SDM pertanian masyarakat tradisional/lokal. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara (kuisioner),FGD. Jumlah penduduk sebanyak 1.546 keluarga dan terbagi dalam 16 RT,35 responden yang diambil dari masing-masing RT, Hasil penelitian menunjukan 71,4% menyatakan pelatihan pertanian yang diberikan sangat membantu meningkatkan keterampilan budidaya, manajemen usaha tani. 65,7% mengakui bahwa akses terhadap teknologi pertanian (alat produksi, informasi digital) mempercepat produksi,meningkatkan efisiensi usaha tani. 60% menyebutkan adanya peningkatan produktivitas hasil panen setelah mengikuti program pelatihan. 54,2% merasakan kemudahan mengakses informasi. 48,5% mengeluhkan keterbatasan sarana prasarana, pendanaan dan serta 42,8% menyoroti rendahnya literasi digital. Dengan demikian dampak pemberdayaan meningkatkan ketersediaan pangan,memperkuat ketahanan pangan masyarakat, &nbsp;pemberdayaan berbasis pelatihan akses teknologi menjadi strategi efektif dalam mengoptimalkan potensi petani lokal dalam kemandirian pangan.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/2004 ANALISIS MANFAAT RESTORASI GAMBUT BERBASIS AGROFORESTRI SAWIT DI DESA TANJUNG BERINGIN KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR 2026-01-22T07:34:53+08:00 Dimas Haidar Ramadhan [email protected] Desi Aryani [email protected] Yulian Junaidi [email protected] <p>Indonesia is country with the largest tropical peatland in the world with scale ​​24.7 Ha forms a peat hydrological unit. Sumatra is the second province with the largest peatland area in Indonesia at 2.09 Ha. Ogan Komering Ilir Regency has the largest peat in South Sumatra with an area of ​​1.03 Ha. Exploitation and land management not suitable with the characteristics of peatland cause recurring fires every year and damage the function of the peat ecosystem. The activity of restoring peatland with agroforestry commodities that are adaptive and have high economic value on peatland is one of the strategic objectives to protect the environment and increase community income. Data collection was carried out in September 2025. The method used was the survey method. Determination of the number of samples used the census method by taking a population of 8 farmers who manage their land with oil palm agroforestry. The analysis was conducted using four financial feasibility indicators. The results of this study: Peat restoration based on oil palm agroforestry is feasible with an NPV value of 360.912.289, an IRR of 42%; Net B/C of 5.0, and a Payback Period of 2.4 years.</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1841 KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI MISKIN EKSTRIM DI DESA ALASKOKON MODUNG BANGKALAN 2026-01-24T12:30:52+08:00 Muhammad Karimullah [email protected] Teguh Soedarto [email protected] Hamidah Hendrarini [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani miskin ekstrim metode pangsa pengeluaran pangan dan menganalisis pengaruh karakteristik sosial ekonomi rumah tangga petani miskin terhadap ketahanan pangan rumah tangga petani miskin ekstrim di Desa Alaskokon, Modung, Bangkalan. Populasi yang digunakan berjumlah 45 petani maka sampel yang digunakan sebanyak 45 rumah tangga petani di Desa Alaskokon, Modung, Bangkalan, Madura. Penelitian ini menggunakan metode penggelompokan ketahanan pangan dan analisis regresi linear dengan SPSS (<em>Statistical Package For Social Science</em>). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan di Desa Alaskokon, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, masih berada dalam kondisi tidak tahan pangan. Sebanyak 38 rumah tangga (84,5%) memiliki pangsa pengeluaran pangan sebesar 60% atau lebih dari total pengeluaran rumah tangga, sedangkan hanya 7 rumah tangga (15,5%) yang mengalokasikan kurang dari 60% pengeluarannya untuk pangan, sehingga masuk dalam kategori tidak tahan pangan. Selain itu, faktor yang mempengaruhi pengeluaran pangsa pangan di Desa Alaskokon, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, yaitu pendapatan (X1) dan jumlah anggota keluarga (X2) memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan pendidikan (X3) tidak memiliki pengaruh yang signifikan.</p> <p>Kata kunci: Ketahanan Pangan, Regresi Linear, Petani Miskin Ekstrem</p> 2025-12-31T00:00:00+08:00 ##submission.copyrightStatement## https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1953 ANALISIS PENDAPATAN DAN RISIKO USAHATANI KRISAN DENGAN SISTEM GREENHOUSE DI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN MENGGUNAKAN METODE KOEFISIEN VARIASI 2026-01-31T17:39:30+08:00 Hana Safira Hidayat [email protected] Teguh Soedarto [email protected] Sri Widayanti [email protected] <p>East Java Province is one of the largest chrysanthemum flower production centers in Indonesia, with productivity increasing significantly in the 2019-2023 period, supported by ideal climate conditions and soil fertility. The objectives of this study are to: (1) analyze the profitability of chrysanthemum farming with a <em>greenhouse</em> system, (2) analyze the risks of production, prices, and income of chrysanthemum farming with a <em>greenhouse</em> system in Tutur District, Pasuruan Regency, (3) Determine the efforts made by farmers to overcome risks. The sample of this study were chrysanthemum farmers who planted using <em>greenhouse</em>s in Tutur District, Pasuruan. The number of respondent farmers in this study was 53 farmers. Data analysis used a descriptive analysis approach and risk analysis (coefficient of variation). From the results of this study, information was obtained that the feasibility level of chrysanthemum farming had an R/C ratio of 1.15 with a total income of Rp238,240,475/Ha/planting season. The results of the risk analysis showed CV values of 0.20 for production; 0.09 for price; and 0.23 for income, respectively. This indicates higher fluctuations in production and income compared to price fluctuations. This higher income risk is due to post-harvest damage and dependence on local markets or middlemen. However, each risk has a CV &lt;0.5, indicating that this farming business is generally profitable.</p> 2026-01-31T17:39:05+08:00 ##submission.copyrightStatement##